Archive | VIVA news RSS feed for this section

Rooney Tetap “Macan Ompong”

29 Jun

rooneyWayne Rooney harus pulang kampung dengan status macan ompong. Striker Inggris, yang begitu buas dan beringas di level klub, tak mampu berbuat banyak di Piala Dunia 2010 ini, karena tak satu pun “mangsa” yang diperolehnya dalam event empat tahunan tersebut. Continue reading

Capello: Wasit Membunuh Inggris

29 Jun

england vs germany

Pelatih Inggris, Fabio Capello, menilai, wasit Jorge Larrionda telah membunuh semangat timnya ketika tidak mengesahkan gol Frank Lampard ke gawang Jerman, di babak 16 besar Piala Dunia, Minggu (27/6/2010). Continue reading

Hakim Garis “Gol” Inggris Tolak Minta Maaf

29 Jun

england vs germanyHakim garis yang tidak mengesahkan gol Frank Lampard saat Inggris dibantai Jerman 1-4 di perdelapan final Piala Dunia 2010, Minggu (27/6/2010), menolak menyampaikan permintaan maaf. Dia juga tak mau berkomentar tentang keputusan kontroversial itu. Continue reading

Lampard: Segera Pakai Goal-Line Technology!

29 Jun

lampard
Piala Dunia

Bloemfontein – Frank Lampard jelas jadi pihak yang sangat kecewa dengan dianulirnya gol Inggris saat melawan Jerman. Maka Lampard pun menyerukan agar FIFA segera mengaplikasikan goal-line technology. Continue reading

Federer Bicara soal Inggris vs Jerman

29 Jun

england vs germany

Dianulirnya gol Inggris ke gawang Jerman menjadi pembicaraan yang cukup menarik perhatian banyak orang. Seakan tak mau ketinggalan, petenis papan atas Roger Federer juga beropini soal hal ini. Continue reading

Keegan: Tanpa Rooney, Inggris KO

21 May

rooneyLegenda sepak bola Inggris, Kevin Keegan, mengatakan, Inggris bakal sukses di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, kecuali tanpa penyerang Wayne Rooney. Ia pun mengaku berharap, Rooney sudah bugar seratus persen saat turnamen itu digelar, 11 Juni mendatang. Continue reading

MU Terlalu Paksakan Rooney?

8 Apr

Dalam kondisi tidak seratus persen fit, Wayne Rooney dimainkan dalam laga versus Bayern Muenchen. Akibatnya, Rooney kembali cedera. Apakah Manchester United terlalu memaksanya untuk bermain? Continue reading