Perkembangan baru kasus daur ulang lagu TVXQ “Wasurenaide”

23 Jul

Sebelumnya dilaporkan perihal penyanyi Cina, Ray Cho yang mendaur ulang lagu  “Wasurenaide” karya Kim Jaejoong, yang membuat marah para penggemar karena ia tidak memperoleh persetujuan Jaejoong. Sebagai tanggapan soal itu, penyanyi ini meminta maaf dan pengertian fans melalui akun Weibo dan berkata bahwa perilisan lagu itu akan ditunda sampai kesepakatan telah dicapai dengan Jaejoong.

Menanggapi kontroversi tersebut, Jaejoong menulis di Twitter bahwa “Wasurenaide” bukanlah lagunya atau milik siapapun tetapi lagu yang dimiliki lima anggota TVXQ. Oleh karena itu ia tidak ingin untuk satu orang (Ray) atau tiga orang (JYJ) yang menyanyikannya.
Kontroversi ini telah berkembang luas. Asumsi bahwa Avex yang berada di balik semua ini menguat karena di sampul album Ray Cho memiliki logo Avex Cina. Oleh karena itu diyakini bahwa Ray Cho adalah artis dari Avex Cina.

Namun, pada 17 Juli, CEO Avex  Masato Matsuura menulis di akun twitter:
” Baru-baru ini, penyanyi lagu Cina menyanyikan ulang lagu Jaejoong. Saya menjadi tertarik, jadi saya menyelidiki kasus ini. Saya menemukan bahwa penyanyi Cina ini tidak memiliki hubungan apapun dengan perusahaan (T / N: avex) dan telah menerjemahkan dan menyanyikan lagu tanpa izin. Seperti biasa, orang-orang di negara itu sangat menarik. Video di YouTube memiliki logo yang berbeda (dari perusahaan), mereka mencuri dan itu benar-benar menipu … Sejujurnya, cerita ini seperti petir. Aku tidak tahu mengapa aku harus mendengar keluhan tentang hal-hal yang mereka lakukan tanpa izin. Aku akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi semua seniman. Aku tidak tahu apa-apa tentang kasus ini, tapi saya akan menangani masalah ini. Untuk saat ini, ini adalah kata-kata saya.”

Setelah merilis pernyataan permintaan maaf di Weibo, Ray telah mengeluarkan pernyataan kedua yang menyatakan ia sedang dalam proses menghapus “Redundant” dari albumnya. Ia juga meminta maaf kepada penggemar TVXQ  untuk salah mengeja Cassiopeia.

“Setelah menyebabkan begitu banyak ketidaknyamanan untuk kalian semua, saya tulus minta maaf! Maafkan aku!
Saya juga ingin meminta maaf atas kesalahan saya dalam ejaan untuk “Cassiopeia.”
Harap jangan menyalahkan perusahaan, karena saya mewakili diri saya sendiri, dan tidak ada hubungannya dengan mereka
Saya memilih lagu, dan saat ini sedang dihapus dalam jumlah besar. Ini mungkin memakan waktu, dan begitu terjadi bahwa itu adalah akhir pekan.
Saya percaya bahwa kami akan menghapus lagu secepat mungkin, dan dengan tulus, kembali ke idola Anda,  lagu yang memang milik dia.
Saya juga berharap bahwa setiap orang bisa berhenti (mengejar) hal ini.
Yakinlah bahwa lagu pasti akan dihapus!
Tolong beri saya waktu.”

Sementara itu, tampaknya  Ray Cho bukan artis Avex Cina dan logo Avex itu digunakan tanpa izin pada cover album penyanyi ini. Selain itu, penyanyi ini harus mempersiapkan diri untuk berurusan dengan pelanggaran hak cipta dari “Wasurenaide” serta penggunaan logo Avex secara ilegal.

Perhatikan logo Avex di cover albumnya.

 

Source: @masatomatsuuraonetvxq, and dongbangdata

via koreanboo

indo trans by mellymilley@koreanindo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: