Bermimpi ke Istana Angin? Ada di Jaipur

19 Jun

Dari semua keunikan sejarah yang dipamerkan padang pasir Rajashtan, ibu kota Jaipur ini, terdapat beberapa sinyal-sinyal kemewahan dan kekuasaan masih setia melekat di sudut tempat-tempat penting kota ini. Tapi lain halnya untuk tempat unik yang satu ini, dari mulai kekuasaan, pengetahuan hingga akhirnya membawa Hawa Mahal di Jaipur, India, sebagai wujud kasih sayang yang dimiliki Maharaja terhadap para istri-istrinya.

Dari sosok lelaki besar terdapat wanita kuat di belakangnya, demikianlah pepatah sederhana itu ia anut dalam praktik kehidupannya. Lalu kecantikan serta keunikan istana Hawa Mahal yang satu ini pun tercipta bak penghormatan bagi semua perempuan akan hak dan kebebasannya.

Pernah bermimpi ke istana angin? Di sini Anda akan menemukannya, setiap sisi permukaannya jelas menegaskan bentuk nyata dari mimpi-mimpi tersebut, letaknya yang sangat berdekatan dengan City Palace membuat istana ini telah menjadi landmark wajib bagi para pembidik kenangan yang datang.

Istana cantik ini berbentuk piramida dengan 5 lantai, di setiap sisinya terdapat banyak jendela dan kaca-kaca berwarna warni berbagai ukuran. Atapnya pun melengkung membentuk piramida halus, arsitektur dibagian belakangnya memang dirancang sederhana terdiri hanya pilar-pilar saja. Ukiran bergaya arsitektur Rajput dan Mughal justru terfokus pada bagian depan utamanya sajaunik terlihat seperti struktur sarang lebah.

Sirkulasi udara yang ditimbulkan dari 953 jendela itu menjadikan suhu udara di Istana tetap dingin meski menurut letaknya Istana ini berada di tengah kota padang tandus. Konon fitur arsitekturnya telah menganut paham akan kondisi cuaca yang tak ramah di Rajashtan. Itu sebabnya bangunan dengan hampir seribu jendela ini nampak masih kokoh menampilkan kecantikannya di tengah tandusnya kehidupan di Rajashtan.

Pepatah kolot bahwa kehidupan wanita kerajaan bagai burung dalam sangkar seakan terbantahkan lewat sisi jendela yang membawa embusan angin kepada kehidupan yang terjadi didalamnya. Celah-celah udara di jendela ini pun membawa kita mempelajari maksudnya. Diyakini istana unik ini memang sengaja dibuat untuk para wanita yang ingin melihat kehidupan diluar istana, tanpa harus keluar menunjukan diri seutuhnya. Konon ini bagian dari epik kesusastraan Rajput yang menjunjung tinggi kebebasan hak pada seorang wanita.

Para pembidik keindahan biasanya memanfaatkan matahari terbit untuk mengabadikan momen kala istana itu menjadi berwarna keemasan karena terpaan sinar matahari. Selanjutnya, rasakan Sang Bayu bersemilir menembus hari lewat sisi kebebasan yang tergelar di setiap keindahan makna struktur bangunannya.

sumber:kompas 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: