Cerita dari Turki Selatan

19 Feb

turkiMenelusuri kawasan Mediterania tak pernah membuat siapa pun merasa bosan. Tiap negara dan kota yang dilewatinya selalu punya kejutan yang terbungkus dalam keindahan budaya, nilai histori tinggi, dan mengajak diri menyelaminya lebih dalam.
Dan yang tak kalah unik adalah menyambangi negara Eurasia, yaitu Turki, yang bagian selatannya berbatasan dengan Laut Mediterania. Disebut Eurasia karena letak geografisnya yang terbagi antara benua Asia dan Eropa. Hal ini memengaruhi budaya masyarakatnya, yang disebut-sebut juga mendapat pengaruh besar dari masa perdagangan Jalan Sutra di masa lalu. Dari hubungan perdagangan, terjadilah pertukaran kebudayaan antarnegara.
Wilayah Turki yang berbatasan langsung dengan Laut Mediterania pun punya beberapa tempat yang wajib dikunjungi. Tetapi yang paling mendapat sorotan adalah Antalya, dengan resor-resor berpantai cantik dan laut yang bersih.
Tetapi, bicara wilayah di Turki, tentu tak bisa lepas dari kekayaan sejarah dan budayanya yang bisa ditemui di tiap sudut. Antalya sendiri mulai berkembang sejak tahun 159 SM, di masa raja Attalos II, yang kemudian pernah diduduki oleh bangsa Romawi, Byzantium, hingga akhirnya oleh Kerajaan Ottoman.
Itu sebabnya, di samping menikmati liburan dengan resor-resor pilihan, kota di selatan Turki juga menawarkan petualangan menelusuri situs-situs yang tersisa dan kekayaan alam yang ada di wilayah sekitarnya. Misalnya, jika beranjak sekitar 30 km dari Antalya, ada Gua Karain, yang berasal dari masa Palaeolitikum clan merupakan situs pemukiman tertua di Turki.
Di Antalya Utara, ada beberapa kota tua, seperti Sagalassos yang meninggalkan reruntuhan dari zaman Romawi Kuno. Ada pula Ancient City of Pisidian Antioch, Yalvac, yang disinyalir sudah ada sejak 281 SM, merupakan kota metropolitan pada zaman Romawi dan Byzantium.
Sementara di timurnya, ada Side yang merupakan salah satu situs klasik ternama. Side merupakan pelabuhan kuno yang kini menjadi kota resor sekaligus punya banyak situs kuno, hingga museum arkeologi.
Ini baru bicara di satu wilayah di bagian selatan belum merambah ke area lainnya di Turki. Sejak dulu Turki selalu menjadi primadona yang diperebutkan oleh para penguasa pada zamannya yang akhirnya meninggalkan banyak jejak dan bukti di tiap sudutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: